Munculnya kolom usia pada sistem PDUM belakangan ini membuat sebagian operator madrasah mulai khawatir, terutama terkait kemungkinan kendala dalam proses kelulusan dan penerbitan ijazah. Namun, para operator diminta untuk tidak terburu-buru panik karena fitur tersebut merupakan bagian dari proses validasi data peserta didik agar lebih akurat dan sesuai ketentuan.
Informasi yang dihimpun menyebutkan bahwa nantinya akan tersedia menu atau fitur “Ajuan Validasi Usia Siswa” pada akun PDUM masing-masing madrasah. Fitur ini digunakan untuk memastikan bahwa data usia peserta didik benar-benar valid dan sesuai dengan jenjang pendidikan yang ditempuh.
Langkah validasi tersebut dilakukan sebagai bagian dari penguatan sistem verifikasi data ijazah nasional agar tidak terjadi penyalahgunaan maupun kesalahan data peserta didik.
Diketahui, sebelumnya sudah ditemukan beberapa kasus nomor seri ijazah yang akhirnya dinonaktifkan karena siswa yang bersangkutan ternyata terdata pernah bersekolah di jenjang lain dan kembali tercatat sebagai siswa tingkat akhir pada tahun berjalan. Kondisi tersebut menyebabkan ijazah sebelumnya harus dinonaktifkan oleh sistem.
Selain itu, proses pengecekan juga menemukan cukup banyak data siswa dengan usia yang dinilai jauh di atas rentang usia sekolah normal pada jenjang tertentu. Karena itu, pemerintah melakukan pengetatan validasi untuk memastikan keabsahan data peserta didik sebelum proses penerbitan ijazah dilakukan.
Nantinya, proses ajuan validasi usia siswa tidak langsung diputuskan oleh madrasah, melainkan akan melalui tahapan verifikasi berjenjang mulai dari tingkat kabupaten/kota, provinsi, hingga pusat.
Operator madrasah diimbau untuk mulai melakukan pengecekan ulang terhadap data tanggal lahir siswa di EMIS maupun PDUM agar tidak terjadi kendala saat proses validasi kelulusan dan penerbitan nomor seri ijazah.
Dengan adanya sistem validasi ini, diharapkan data peserta didik menjadi lebih tertib, akurat, dan mampu mencegah terjadinya duplikasi maupun penyalahgunaan data ijazah di masa mendatang.
